Morfologi Aves (Burung)

by Aank Wijaya on 06:30 AM, 25-Nov-11

Category: Taksonomi


MORFOLOGI AVES (BURUNG)


Aves merupakan hewan yang terspesialisasi untuk terbang jauh, dengan perkecualian pada beberapa jenis yang dikelompokkan dalam aves/ burung primitif.
Bulu-bulunya, terutama di sayap, telah tumbuh semakin lebar, ringan, kuat dan bersusun rapat. Bulu-bulu ini juga bersusun demikian rupa sehingga mampu menolak air, dan memelihara tubuh burung tetap hangat di tengah udara dingin.

Tulang belulangnya menjadi semakin ringan karena adanya rongga-rongga udara di dalamnya, namun tetap kuat menopang tubuh. Tulang dadanya tumbuh membesar dan memipih, sebagai tempat perlekatan otot-otot terbang yang kuat. Gigi-giginya menghilang, digantikan oleh paruh ringan dari zat tanduk.

Kesemuanya itu menjadikan aves/burung menjadi lebih mudah dan lebih pandai terbang, dan mampu mengunjungi berbagai macam habitat di muka bumi.

Maka dikenal berbagai jenis burung yang berbeda-beda warna dan bentuknya. Ada yang warnanya cerah cemerlang atau hitam legam, yang hijau daun, coklat gelap atau burik untuk menyamar, dan lain-lain. Ada yang memiliki paruh kuat untuk menyobek daging, mengerkah biji buah yang keras, runcing untuk menombak ikan, pipih untuk menyaring lumpur, lebar untuk menangkap serangga terbang, atau kecil panjang untuk mengisap nektar. Ada yang memiliki cakar tajam untuk mencengkeram mangsa, cakar pemanjat pohon, cakar penggali tanah dan serasah, cakar berselaput untuk berenang, cakar kuat untuk berlari dan merobek perut musuhnya.

Struktur Bulu

Bulu adalah ciri khas kelas aves yang tidak dimiliki oleh vertebrata lain. Hampir seluruh tubuh aves ditutupi oleh bulu, yang secara filogenetik berasal dari epidermal tubuh, yang pada reptile serupa dengan sisik. Secara embriologis bulu aves bermula dari papil dermal yang selanjutnya mencuat menutupi epidermis.

Dasar bulu itu melekuk ke dalam pada tepinya sehingga terbentuk folikulus yang merupakan lubang bulu pada kulit. Selaput epidermis sebelah luar dari kuncup bulu menanduk dan membentuk bungkus yang halus, sedang epidermis membentuk lapisan penyusun rusuk bulu.Sentral kuncup bulu mempunyai bagian epidermis yang lunak dan mengandung pembuluh darah sebagai pembawa zat-zat makanan dan proses pengeringan pada perkembangan selanjutnya (Jasin, 1984).

Berdasarkan susunan anatomis bulu dibagi menjadi :

- Filoplumae, Bulu-bulu kecil mirip rambut tersebar di seluruh tubuh. Ujungnya bercabang-cabang pendek dan halus. Jika diamati dengan seksama akan tampak terdiri dari shaft yang ramping dan beberapa barbulae di puncak.

- Plumulae, berbentuk hampir sama dengan filoplumae dengan perbedaan detail.

- Plumae, Bulu yang sempurna.

- Barbae

- Barbulae, Ujung dan sisi bawah tiap barbulae memiliki filamen kecil disebut barbicels yang berfungsi membantu menahan barbula yang saling bersambungan.

Susunan plumae terdiri dari :
- Shaft (tangkai), yaitu poros utama bulu.

- Calamus, yaitu tangkai pangkal bulu.

- Rachis, yaitu lanjutan calamus yang merupakan sumbu bulu yang tidak berongga di dalamnya.
Rachis dipenuhi sumsum dan memiliki jaringan.

- Vexillum, yaitu bendera yang tersusun atas barbae yang merupakan cabang-cabang lateral dari rachis.

Lubang pada pangkal calamus disebut umbilicus inferior, sedangkan lubang pada ujung calamus disebut umbilicus superior. Bulu burung pada saat menetas disebut neossoptile, sedangkan setelah dewasa disebut teleoptile.

Menurut letaknya, bulu aves dibedakan menjadi :

- Tectrices, bulu yang menutupi badan.

- Rectrices, bulu yang berada pada pangkal ekor, vexilumnya simetris dan berfungsi sebagai kemudi.

- Remiges, bulu pada sayap yang dibagi lagi menjadi :
¤ remiges primarie yang melekatnya secara digital pada digiti dan secara metacarpal pada metacarpalia.
¤ Remiges secundarien yang melekatnya secara cubital pada radial ulna.
¤ Remiges tertier yang terletak paling dalam nampak sebagai kelanjutan sekunder daerah siku.
¤ Parapterum, bulu yang menutupi daerah bahu.
¤ Ala spuria, bulu kecil yang menempel pada ibu jari (Jasin, 1984).

Warna Bulu

Warna bulu dihasilkan oleh butir pigmen, dengan difraksi dan refleksi cahaya oleh struktur bulu atau oleh pigmen dan struktur bulu.
Pigmen pokok yang menimbulkan warna pada bulu adalah melanin dan karotenoid.

Karotenoid sering disebut dengan lipokrom yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam metanol, eter atau karbon disulfida.

Karotenoid terbagi menjadi 2, yaitu zooeritrin (animal red) dan zoosantin (animal yellow). Pigmen melanin terklarut dalam asam. Butir-butir eumelanin beraneka macam yaitu dari hitam sampai coklat gelap. Feomelanin yaitu hampir tanpa warna hingga coklat kemerahan.

Butir-butir melanin bulat di dekat ujung bulu luar memberikan efek ring Newton dan menyebabkan perubahan warna-warni bulu. Warna hijau, biru dan violet tidak dihasilkan oleh pigmen tetapi tergantung dari struktur bulu.
Contohnya burung bluebird yang bulunya berwarna biru tetapi tidak mengandung pigmen warna biru. Warna ini ditimbulkan oleh pigmen kuning yang menyerap semua spektrum sinar kemudian dipantulkan kembali. Burung tropis pemakan pisang memiliki pigmen tembaga berupa turacoverdin yang mampu menghasilkan warna merah gelap dihasilkan oleh turacin (Sukiya 2003).
Salah satu spesies burung pemakan pisang ini adalah Tauraco corythaix, mempunyai kuning telur berwarna merah terang yang ditimbulkan oleh karotenoid dan 60% dari pigmen merah yang disebut astasantin.

Meski warna bulu burung adalah genetis, namun dapat berubah akibat faktor internal maupun eksternal. Burung yang dikurung dalam waktu lama juga dapat berubah warna bulunya. Hal ini dapat disebabkan karena makanannya. Faktor internal yang mempengaruhi warna bulu adalah hormon. Spesies burung terdapat dimorfisme warna dalam seksual.
Pengaturan hormon estrogen banyak berperan pada burung jantan, yaitu sebelum hingga awal pergantian bulu. Sedangkan pada burung betina kemungkinan diinduksi oleh bulu burung jantan dengan pengaturan testosteron.

Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi perubahan warna adalah oksidasi dan gesekan/abrasi. Warna yang ditimbulkan karoten dapat memudar karena sinar matahari.

Aransemen Bulu

Bulu-bulu burung sebenarnya tidak merata, tetapi dirancang pada bidang-bidang terbatas yang disebut pterilae dan ada bidang kecil yang tidak ditumbuhi bulu disebut apterile.
Pengecualian pada penguin dan burung kiwi yang bulunya menutupi hampir sebagian besar tubuhnya.

Bulu burung dapat dinamai sesuai dengan bidangnya berada, yaitu:

- capital tract yaitu bulu yang menutup bagian atas, samping dan belakang kepala dan terus ke pterilae berikutnya.

- Spinal tract, bulu yang memanjang dari atas leher ke punggung terus ke dasar ekor dan bisa berlanjut atau terpisah ditengah.

- Ventral tract, berawal diantara cabang rahang bawah dan memanjang turun ke sisi ventral leher.
Biasanya bercabang menjadi dua bidang lateral melewati sepanjang sisi tubuh dan berakhir disekitar anus.
Bagian apterilae dada bawah dan perut beberapa burung, kaya pembuluh darah selama bersarang dan merupakan daerah mengeram (brood patch). Pada saat mengeram bulu pada brood patch akan rontok dan kulitnya tipis.

- Humeral tract yaitu sepasang pterilae yang sejajar seperti pita sempit yang meluas ke belakang pada sisi pundak.

- Caudal tract termasuk retrices, bulu pada ekor, biasanya panjang dan kuat.

- Alar tract termasuk berbagai pterilae yang terletak pada sayap. Thumb merupakan sisa jari kedua. Sedangkan bulu yang menutupi permukaan atas dan bawah sayap disebut dngan covert dan bulu pada aksial sayap disebut aksillaria.

- Femoral tract, bulu yang meluas sepanjang permukaan luar paha dekat sendi lutut ke tubuh.

- Crural tract, bulu yang menyususn sisa bidang bulu lainnya pada kaki (Sukiya, 2003).

Pergantian Bulu

Bulu burung terbentuk dari struktur tak hidup sehingga mudah kusut akibat oksidasi dan gesekan. Bulu-bulu yang telah lama akan lepas secara periodik dan digantikan oleh bulu yang baru. Pelepasan dan pergantian bulu ini disebut dengan molting. Pergantian bulu terjadi pada waktu tertentu dalam satu tahun dan diselesaikan dalam satu periode (selama beberapa minggu).

Umumnya burung mengalami pergantian bulu sekali dalam satu tahun, tetapi burung kolibri betina mengalami pergantian bulu sekali dalam dua tahun. Pergantian bulu biasanya terjadi sebelum atau sesudah perkembangbiakan. Namun ada juga yang mengalami pergantian bulu parsial oleh sebab tertentu.
Pergantian bulu burung dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain faktor fisiologis yaitu adanya hormon tiroksin.

Sempurnanya bulu setiap spesies burung sejak menetas sampai dewasa berbeda-beda. Ada beberapa spesies burung yang pada saat menetas telanjang /tidak memiliki bulu. Bulu pada saat menetas disebut dengan natal plumage. Sebagian besar spesies burung memiliki jumlah bulu bervariasi pada saat menetas, hanya beberapa deret bulu pada spesies altrical (misalnya merpati) atau seluruh tubuh tertutup bulu pada burung precocial muda (misal ayam).

Bulu saat menetas akan rontok dan diganti yang baru, sebagai berikut :
- Juvenal plumage (bulu anak burung), lebih substansial dari natal plumage. Pada burung passerine hanya bertahan beberapa minggu lalu rontok dan diganti bulu first winter plumage.

- First winter plumage (bulu ketika berusia satu tahun), diperoleh pada akhir musim panas atau musim gugur dan bertahan selama 12 bulan, tergantung dari spesiesnya.

- First nuptial plumage (bulu kawin pertama), bulu perkembangbiakan pertama yang akan rontok sebagai akibat pergantian bulu setelah masa kawin pertama.

- Second winter plumage (bulu tahun kedua), dapat dibedakan dengan bulu dewasa pada musim dingin kecuali spesies yang memperoleh bulu dewasa pada tahun pertama atau lebih dari dua tahun. Bulu ini akan diganti oleh bulu masa kawin kedua pada musim semi berikutnya.

Warna bulu burung jantan dan betina dari sejumlah spesies adalah identik tetapi masih dapat dibedakan karena secara mayoritas warna bulu burung jantan lebih cerah terutama bulu masa kawin. Namun pada pejantan itik tertentu, setelah musim bersarang, hasil pergantian bulu setelah kawin, warna bulunya menjadi pudar abu-abu kemerahan dan bulu sayapnya lepas sehingga untuk sementara tidak dapat terbang. Oleh karenanya, itik jantan ketika masa ini menjadi tidak menarik.

Fungsi Bulu

1. Dapat mencegah hilangnya panas tubuh dengan menggoyang-goyangkan bulu mereka dalam cuaca dingin.

2. Sementara, saat cuaca panas, burung mempertahankan kesejukan tubuh dengan melicinkan bulu-bulu mereka.

3. Penutup tubuh.

4. Bulu di bagian bawah dan bulu yang terletak di sepanjang sayap dan ekor memiliki bentuk yang berbeda. Bulu-bulu ekor yang besar digunakan untuk mengemudi dan mengerem.

5. Untuk memperindah tubuh.

6. Plumae berfungsi agar dapat terbang.

7. Plamulae berfungsi Sebagai isolator.

8. Filoplumae Berfungsi sebagai sensor.

9. Mengangkat tubuh burung di udara.

10. Menahan panas sehingga tubuh burung dapat menjaga panas tubuhnya.

11. Untuk melindungi kulit dari serangga.

12. Untuk menghangatkan telur pada saat mengerami.


Recent Post : Asal Mula dan Ciri Umum pada Aves, Filum Platyhelminthes.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

56 responses to "Morfologi Aves (Burung)"

MLM◆life ™ [06:35 AM, 25-Nov-11]

Selamat pagi kawan, selalu menyempatkan diri hadir di sini, wlau sebang sibuk

MLM◆life ™ [06:36 AM, 25-Nov-11]

Selamat pagi kawan, selalu menyempatkan diri hadir di sini, wlau sebang sibuk

Yansen Permansen [06:56 AM, 25-Nov-11]

hadir janx knjngan prdana janx
ijin f0ll0w
jgn lupa folback n toekeran link ye

zona-islam.mywapblog.com

cumcum [06:56 AM, 25-Nov-11]

menambah wawasan dan pengetahuan..mantap søb

Riddz [07:03 AM, 25-Nov-11]

wah,,artikelnya brmanfaat nh nambah wawasan sob,,

Anyoel KotoKers [07:07 AM, 25-Nov-11]

Absen pagi bos smile

®мρυηуα_gσ-вĻσgѕ™ [07:16 AM, 25-Nov-11]

Pagi sob lumayan ni buat pelajaran IPA

Terang Bermakna [07:19 AM, 25-Nov-11]

Hadir. Maaf telat sob..

Syiar muslim (Khaira ummah) [07:27 AM, 25-Nov-11]

Assalamualaikum saudaraku smile syukron untk ilmu exact ny shbt ,jd keinget jaman sma saudaraku. insyallah brmanfat untk kt smw saudaraku smile

Aank Wijaya [07:32 AM, 25-Nov-11]

@MLM◆life ™,
trima kash kwan...semoga Allah mmbalas kbaikn km...

Peppy|yayashi [07:32 AM, 25-Nov-11]

pgi msbrow...? Burung pnya bulu hidung gk ya..? He..he... Slalu tnya yg ngk2. Trimakasih msbro ilmunya..

Iwan Blog™ [07:34 AM, 25-Nov-11]

Mantap boz. .

Aank Wijaya [07:35 AM, 25-Nov-11]

@Yansen Permansen,
oke zob..thank dh follow..langsung k TKP nh.

Dilov™ ©R91 [07:51 AM, 25-Nov-11]

haddir sob,liat burung.a,hehehehe

Aank Wijaya [08:14 AM, 25-Nov-11]

@cumcum,
semoga bermanfaat...

|> al.awwabin <| [08:15 AM, 25-Nov-11]

artikel yg bgus kang.
Ttp smangat kang biggrin

+[val3nt]+ [08:25 AM, 25-Nov-11]

hadir sob.twisted

+[val3nt]+ [08:26 AM, 25-Nov-11]

hadir sob.twisted

+[val3nt]+ [08:27 AM, 25-Nov-11]

hadir sob.twisted

MOBnine [09:10 AM, 25-Nov-11]

Selalu hadir disetiap postingan. . .
"anda membalas akupun membalas, anda tidak membalas akupun tidak" mrgreen

MOBnine [09:10 AM, 25-Nov-11]

Selalu hadir disetiap postingan. . .
"anda membalas akupun membalas, anda tidak membalas akupun tidak" mrgreen

™©"Vivi's"©™ [09:21 AM, 25-Nov-11]

mt pgi mas.
absen jew.

Sunan [09:24 AM, 25-Nov-11]

Contohnya burung tengkek, apakah termasuknya?

Eantay Ed [11:20 AM, 25-Nov-11]

hadir sobsmile
kunbal neh sob,,,.........

Aank Wijaya [11:36 AM, 25-Nov-11]

@Riddz,
oke zob..thank dh mampir

Aank Wijaya [11:41 AM, 25-Nov-11]

@Anyoel KotoKers,
absen d terima...sukses slalu.

Chevotz [12:48 PM, 25-Nov-11]

kunbal s0b. .mt sianx

PaWeLaH™ [01:36 PM, 25-Nov-11]

hadir absen siang sob...

Кυгηιαωαη đ'κεгαвατ_сιlικ™ [01:48 PM, 25-Nov-11]

absen siang sob.. Ijin follow, d tnggu follbacknya

Aank Wijaya [02:09 PM, 25-Nov-11]

@®мρυηуα_gσ-вĻσgѕ™,
semoga bermanfaat zob..

Aank Wijaya [02:13 PM, 25-Nov-11]

@Terang Bermakna,
thank dh hdir...sukses selalu.

Aank Wijaya [02:37 PM, 25-Nov-11]

@Syiar muslim (Khaira ummah),
wa'alaikum salam...semoga kita tetap mendapat petunjuknxa..

Aank Wijaya [02:43 PM, 25-Nov-11]

@Peppy|yayashi,
d bdanx dh bnyak..jd dia g' mau.

Aank Wijaya [02:45 PM, 25-Nov-11]

@Iwan Blog™,
thank dh hadir...

Aank Wijaya [02:47 PM, 25-Nov-11]

@Dilov™ ©R91,
gkgk...

Aank Wijaya [02:49 PM, 25-Nov-11]

@|> al.awwabin <|,
ya kang..sukses selalu.

Aank Wijaya [02:50 PM, 25-Nov-11]

@+[val3nt]+,
thank zob..dh hdir..

Aank Wijaya [02:52 PM, 25-Nov-11]

@MOBnine,
thank zob...sukses slalu.

Aank Wijaya [02:54 PM, 25-Nov-11]

@™©"Vivi's"©™,
absen d terima

Aank Wijaya [02:56 PM, 25-Nov-11]

@Sunan,
g' termasuk zob...mrgreen

Aank Wijaya [03:02 PM, 25-Nov-11]

@Eantay Ed,
thank zob knjunganx.

Aank Wijaya [03:12 PM, 25-Nov-11]

@Chevotz,
met siang jga zob...

Aank Wijaya [03:56 PM, 25-Nov-11]

@PaWeLaH™,
absen d terima zob...

Aank Wijaya [03:58 PM, 25-Nov-11]

@Кυгηιαωαη đ'κεгαвατ_сιlικ™,
absen d terima..thank dh follow..punya km dh q follback...

iPuL [04:21 PM, 25-Nov-11]

Absen sore masbrow,nice share.smile tete semangat ya.smile
‎​شُكْرًا جَزِيلاً جَزَاكَ الله خَيْرً

Nur Khasanah Gien [05:09 PM, 25-Nov-11]

Hadir tuk menggali ilmu sob, makash infona

Amri Hayirzaf [06:01 PM, 25-Nov-11]

assalamu,alaikum... mampir sejenak kawan.. walaupun sedang sibuk.. smile

Aank Wijaya [07:26 PM, 25-Nov-11]

@iPuL,
thank zob dh kunjung.

Aank Wijaya [07:50 PM, 25-Nov-11]

@Nur Khasanah Gien,
sma2 zob..semoga bermanfaat

Aank Wijaya [08:39 PM, 25-Nov-11]

@Amri Hayirzaf,
wa'alaikum salam..makash dh menyempatkn dri.

Elang Muda [11:33 PM, 25-Nov-11]

Tetap hadir sob

BLACK ANGEL [12:47 AM, 26-Nov-11]

.abzen malam s0b. .mantap. mrgreen

Andri Irawan [02:38 AM, 26-Nov-11]

kunjungan perdana nih masbrot, keren keren artikel nya, ijin
follow, di tunggu kunjungan balik nya sambil folbek ya brot


http://rankur.mywapblog.com/mig33-gratis.xhtml

Aank Wijaya [01:02 PM, 26-Nov-11]

@Elang Muda,
thank dh hadir zob...

Aank Wijaya [01:16 PM, 26-Nov-11]

@BLACK ANGEL,
absen d terima..

Aank Wijaya [02:57 PM, 26-Nov-11]

@Andri Irawan,
oke zob..langsung k tkp

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images